Barack Husein Obama on the way
Tidak pernah terjadi dalam sejarah,
itulah yang terjadi dalam konvensi partai Demokrat, dua kandidat
bersaing ketat, saling mengungguli untuk memenangkan konvensi tersebut.
Untuk menjadi nominator calon presiden, seorang calon harus memperoleh
2.025 delegasi.
itulah yang terjadi dalam konvensi partai Demokrat, dua kandidat
bersaing ketat, saling mengungguli untuk memenangkan konvensi tersebut.
Untuk menjadi nominator calon presiden, seorang calon harus memperoleh
2.025 delegasi.
Kandidat calon presiden dari partai Demokrat, senator Barack Husein
Obama dan Hillary Clinton, sama-sama bersaing untuk mencapai nominator
tersebut. Setelah menang di negara bagian Maryland, Obama juga kembali
memperoleh kemenangan di negara bagian Mississipi. Suara delegasi yang
diperoleh Obama memang tidak beda jauh dengan Hillary. Obama sementara
ini memperoleh 1.596 suara delegasi, sedangkan Hillary hanya kalah
tipis dengan perolehan suara delegasi 1.484. Benar-benar issue yang
menarik dalam politik dan proses demokrasi Amerika Serikat.
Obama dan Hillary Clinton, sama-sama bersaing untuk mencapai nominator
tersebut. Setelah menang di negara bagian Maryland, Obama juga kembali
memperoleh kemenangan di negara bagian Mississipi. Suara delegasi yang
diperoleh Obama memang tidak beda jauh dengan Hillary. Obama sementara
ini memperoleh 1.596 suara delegasi, sedangkan Hillary hanya kalah
tipis dengan perolehan suara delegasi 1.484. Benar-benar issue yang
menarik dalam politik dan proses demokrasi Amerika Serikat.
Pasca peristiwa “Super Tuesday”, Obama diartikan banyak kalangan
sebagai politisi yang mampu memainkan konstelasi politik dengan
sinergis dan komprehensif. Dan nampaknya angin politik di Amerika
Serikat sedang berfihak kepada Obama, sang senator yang pernah tinggal
di Jakarta tersebut.
sebagai politisi yang mampu memainkan konstelasi politik dengan
sinergis dan komprehensif. Dan nampaknya angin politik di Amerika
Serikat sedang berfihak kepada Obama, sang senator yang pernah tinggal
di Jakarta tersebut.
Jalan menuju kemenangan sudah terlihat jelas di mata Obama. Bahkan
secara tidak langsung, dapat dikatakan Obama akan menjadi pesaing kuat
John McCain, calon terkuat dari partai Republik. Hasil penghitungan
sementara suara delegasi dari partai Demokrat memang masih
simpang-siur(bisa berubah), hal ini mengingat masih ada negara bagian
Wisconsin dan Hawaii, kota Obama. Dan bagian Ohio dan Texas sebagai
basis dukungan Hillary.
secara tidak langsung, dapat dikatakan Obama akan menjadi pesaing kuat
John McCain, calon terkuat dari partai Republik. Hasil penghitungan
sementara suara delegasi dari partai Demokrat memang masih
simpang-siur(bisa berubah), hal ini mengingat masih ada negara bagian
Wisconsin dan Hawaii, kota Obama. Dan bagian Ohio dan Texas sebagai
basis dukungan Hillary.
Usia Obama yang masih muda memang menjadi daya pikat tersendiri.
Ditambah dengan issue perubahan, maka ini akan menjadi sebuah ancaman
untuk McCain pada pemilihan presiden nanti jika keduanya menjadi calon
presiden Amerika Serikat.
Ditambah dengan issue perubahan, maka ini akan menjadi sebuah ancaman
untuk McCain pada pemilihan presiden nanti jika keduanya menjadi calon
presiden Amerika Serikat.
Tidak mudah pula bagi Obama menghadapi McCain. Bush Junior memberikan
dukungan dan mengandalkan McCain untuk merebut suara kaum konservatif.
Namun lagi-lagi hal tersebut dipatahkan dengan berbagai riset di
Amerika Serikat, hasil riset tersebut lebih banyak mengatakan bahwa
pemilihan presiden Amerika Serikat kali ini kemenangan akan berfihak
pada partai Demokrat. Menurunnya citra pemerintahan Bush dan partai
Republik sendiri yang secara tidak langsung memberikan keuntungan pada
partai Demokrat.
dukungan dan mengandalkan McCain untuk merebut suara kaum konservatif.
Namun lagi-lagi hal tersebut dipatahkan dengan berbagai riset di
Amerika Serikat, hasil riset tersebut lebih banyak mengatakan bahwa
pemilihan presiden Amerika Serikat kali ini kemenangan akan berfihak
pada partai Demokrat. Menurunnya citra pemerintahan Bush dan partai
Republik sendiri yang secara tidak langsung memberikan keuntungan pada
partai Demokrat.
Gejala
menurunnya citra pemerintahan presiden Bush, dapat kita lihat dari
kekecewaan masyarakat Amerika Serikat atas beberapa kebijakan pressiden
Bush yang sangat kontroversial. Misalnya agresi militer ke Iraq dan
hegemoni minyak di kawasan Timur Tengah. Kebijakan yang arogan tersebut
cenderung menguntungkan partai Demokrat.